Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMK Tahun 2026
Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMK Tahun 2026
Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah asesmen yang diselenggarakan untuk mengukur capaian akademik peserta didik berdasarkan kompetensi yang ditetapkan. Bagi siswa SMK, TKA menjadi salah satu sumber informasi mengenai kemampuan akademik siswa yang dapat digunakan untuk mendukung evaluasi hasil belajar dan kebutuhan seleksi pendidikan lanjutan.
1. Tujuan TKA SMK 2026
TKA bertujuan untuk:
-
Mengukur capaian akademik siswa berdasarkan kompetensi mata pelajaran yang diujikan.
-
Menyediakan hasil penilaian yang terstandar sehingga capaian akademik dapat dibandingkan secara lebih objektif.
-
Mendukung seleksi pendidikan lanjutan, sesuai ketentuan perguruan tinggi atau jalur seleksi yang berlaku.
-
Memberikan informasi kepada sekolah tentang capaian akademik peserta didik sebagai bahan evaluasi pembelajaran.
-
Mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui pemanfaatan hasil asesmen secara tepat.
TKA bukan pengganti seluruh penilaian di sekolah dan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan siswa SMK. Kompetensi praktik kejuruan, karakter, sikap, dan keterampilan kerja tetap penting.
2. Siapa yang mengikuti TKA SMK 2026?
TKA jenjang SMK/MAK tahun 2026 diperuntukkan bagi siswa kelas XII dan siswa kelas XIII pada program SMK empat tahun, sesuai ketentuan yang berlaku. Keikutsertaan TKA bersifat tidak wajib, gratis, dan bukan penentu kelulusan.
3. Mata pelajaran yang diujikan
Secara umum, terdapat tiga mata pelajaran wajib dan dua mata pelajaran pilihan.
|
Jenis |
Mata pelajaran |
|---|---|
|
Wajib |
Bahasa Indonesia |
|
Wajib |
Matematika |
|
Wajib |
Bahasa Inggris |
|
Pilihan 1 |
Dipilih sesuai ketentuan TKA |
|
Pilihan 2 |
Dipilih sesuai ketentuan TKA |
4. Mata pelajaran pilihan perlu disesuaikan dengan ketentuan resmi, kemampuan siswa, hasil rapor, serta program studi perguruan tinggi yang dituju.
Per 26 Oktober 2026 sampai dengan selesai, pelaksanaan utama TKA sedang berlangsung sesuai jadwal dan pembagian gelombang masing-masing peserta.
5. Bagaimana bentuk pelaksanaan TKA?
TKA dilaksanakan berbasis komputer. Pada pelaksanaan 2026, mata pelajaran wajib dijadwalkan satu mata pelajaran per hari untuk mengurangi kelelahan peserta. Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris masing-masing memiliki durasi 75 menit untuk 30 soal, sedangkan Matematika memiliki durasi 75 menit untuk 25 soal.
Siswa perlu membiasakan diri mengerjakan soal yang menguji pemahaman, penalaran, penerapan konsep, dan kemampuan menganalisis informasi, bukan sekadar menghafal.
6. Persiapan sekolah dan siswa
Untuk mendukung pelaksanaan TKA di SMKN 28 Jakarta, sekolah dapat melakukan langkah-langkah berikut.
-
Memastikan data peserta didik dan administrasi pendaftaran telah benar.
-
Memeriksa kesiapan komputer, jaringan internet, ruang ujian, dan sarana pendukung.
-
Menyiapkan pengawas serta petugas teknis sesuai ketentuan.
-
Mengarahkan siswa berlatih menggunakan contoh soal resmi.
-
Memberikan pendampingan melalui guru mata pelajaran dan guru BK dalam memilih mata pelajaran pilihan.
-
Menjaga kondisi fisik, kedisiplinan, dan kesiapan mental peserta didik.
Siswa dapat mengakses informasi dan latihan melalui situs resmi TKA Kemendikdasmen: Portal TKA 2026.
7. Hubungan TKA dengan mutu pendidikan SMKN 28 Jakarta
Hasil TKA dapat menjadi salah satu bahan evaluasi capaian akademik peserta didik. Sekolah dapat mengkaji hasilnya untuk mengetahui materi yang sudah dikuasai siswa maupun kompetensi yang masih perlu ditingkatkan.
Hasil tersebut dapat digunakan sebagai bahan refleksi dalam:
-
meningkatkan kualitas pembelajaran dan strategi mengajar;
-
menyusun program pengayaan dan remedial;
-
memperkuat persiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan;
-
mendukung evaluasi dan perencanaan peningkatan mutu sekolah.
Penting: hasil TKA bukan satu-satunya indikator mutu sekolah dan tidak menggantikan penilaian kompetensi kejuruan, praktik kerja lapangan, maupun asesmen pembelajaran lainnya.
Kesimpulan: TKA SMK 2026 merupakan asesmen akademik terstandar yang membantu siswa memperoleh gambaran capaian akademiknya dan dapat mendukung seleksi pendidikan lanjutan.
SMK Negeri 28 Jakarta